Aku duduk diantara orang-orang yang akrab denganku

Aku duduk diantara orang-orang yang akrab denganku. Yang biasanya bersenda gurau denganku. Suatu waktu aku merasa asing dengan mereka. Mereka yang sekarang berbeda dari biasanya. Seperti ada dinding pemisah diantara kami. Aku bagaikan masuk kedalam perkumpulan yang baru kukenal. Aku bagai anak baru yang harus hati-hati berbicara dan terkesan aneh. 

Ah, mungkin aku sendiri saja yang aneh, lihatlah mereka masih bersenda gurau seperti biasanya.

Cerita 250118: Rindu Menulis Dengan Hati

Rindu Menulis Dengan Hati– Di awal tahun ini, banyak teman yang menantang untuk menulis 30 hari bercerita di IG. Tapi sayangnya saya tidak menerima tantangannya. Tapi hal ini membuat saya teringat pada masa-masa saya suka pake banget dengan yang namanya ngeblog, baik  iseng mengunjungi blog orang sampe ngepoin blog orang, atau sekedar kopdar ketemu sama blogger-blogger lain. Dan paling saya rindukan adalah menulis tanpa mikir tulisan itu bagus atau nggak, dibaca orang atau nggak. Tujuannya cuma satu, yang penting isi pikiran bisa tersalurkan biar nggak numpuk di otak.

Sekarang-sekarang apalagi semenjak pindah hosting berbayar, banyak sekali kekhawatiran yang semestinya nggak harus saya pikirkan. Well, semua berasal dari niat, niat menulis saya berubah dari yang cuma ingin sekedar mengeluarkan pikiran menjadi ingin tulisan dibaca orang banyak. Yang suka membuat saya ragu untuk menulis ini dan itu. Ketahuilah sebenarnya banyak sudah tulisan yang ada di draft, tapi belum saya posting-posting. Entah kenapa ada perasaan kok kayaknya kurang ‘sreg’ gitu. Dan saya sekarang menyadarinya, bahwa tulisan-tulisan yang ada di draft, saya tulis dengan ego saya. Bukan ditulis dengan hati. Yapsss, saya rindu menulis dengan hati.

Menulis dengan hati itu membuat hati juga bahagia. Mungkin agak lebay sih ya.  Tapi seriusan, menulis dengan hati itu dulu berhasil membuat saya menjalani masalah-masalah saya dengan lebih bijak, mengingatkan kembali apa yang ingin dituju dan bahkan membuat saya menulis secara konsisten. Ya, setidaknya punya karya-lah. Walaupun hanya berupa blog yang agak usang.

Adakah yang merasakan seperti saya? Rindu menulis dengan hati. Semoga kita bisa menciptakan karya-karya yang membuat hati bahagia, dan bermanfaat untuk orang lain.

Cerita Yuli: Nonton Ayat-ayat Cinta 2 Setelah Berbagai Spoiler

Finally, setelah membaca maupun mendengar berbagai Spoiler Film Ayat-ayat Cinta 2, akhirnya saya menonton Film ini bahkan sampai 2 kali  😁😂😆. Padahal, awalnya saya tidak berminat menonton karena berbagai spoiler dan rada kecewa dengan berbagai spoiler itu. Kenapa sampai Nonton Ayat-ayat Cinta 2 sampai 2 kali? Pertama kali saya tonton, bersama teman kantor dan ditraktir. Alhamdulillah Rejeki anak Sholehah 😊😊. Yang kedua, saya tonton pas banget tanggal 1 Januari 2018 sama Mamah saya, karena kebetulan Mamah sedang butuh hiburan, saya tawari untuk menonton dan akhirnya sayapun nonton untuk kedua kalinya bersama mama saya.

Ayat-ayat Cinta 2 (sumber gambar: Klik disini)

Lanjutkan membaca “Cerita Yuli: Nonton Ayat-ayat Cinta 2 Setelah Berbagai Spoiler”

Review Film Wage Mengenang WR Supratman

Review Film Wage Mengenang WR Supratman – Hari Minggu (26/11/2017), saya dan teman saya Rifa, memilih nonton bareng Film Wage bersama teman-teman dari Komunitas Pecinta Film Islami (KOPFI) Balikpapan. Lagi-lagi Film baik tidak ditayangkan secara reguler di Balikpapan. Jangan tanya kenapa kepada saya, karena sayapun tidak tahu alasannya. Padahal, Film ini didukung oleh Dinas Pendidikan.

Jadi Film Wage ini dibuat untuk memperingati hari Sumpah Pemuda (27-28 Oktober 1928) sekaligus mengenang pahlawan kita WR Supratman. Jujur, saya payah sekali jika urusan sejarah. Walaupun sebenarnya baru-baru saja saya belajar sejarah untuk kepentingan tes CPNS 😬😬  dan sayangnya saya tidak lulus 😩😩😰😰. Lanjutkan membaca “Review Film Wage Mengenang WR Supratman”

Tempat Menikmati Senja di Balikpapan

Tempat Menikmati Senja di Balikpapan – Kota Balikpapan terkenal dengan kota para pekerja dari berbagai daerah. Sejujurnya saya bahkan belum pernah bertemu dengan orang asli dan murni keturunan Balikpapan. Pasti ada campuran dari dari daerah lain. Setiap orang mempunyai pilihan masing-masing untuk menikmati senja. Teruntuk teman-teman yang bertempat tinggal ataupun sekedar mampir di Balikpapan mungkin tempat yang saya kunjungi bersama teman-teman di Minggu sore (03/12/2017), dapat menjadi referensi kalian untuk dijadikan tempat menikmati senja di Balikpapan.

Lanjutkan membaca “Tempat Menikmati Senja di Balikpapan”

Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa

Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa – Sebelum saya review filmnya, izinkan saya curcol sedikit alias banyak kisah saya akhirnya mau nonton film ini. Sejujurnya awalnya tidak tertarik nonton Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa ini. Kenapa?

Pertama, karena tiketnya MAHAL

Jadi, Film Duka Sedalam Cinta ini tidak tayang secara reguler di Kota Balikpapan. Awal November ini saya ditawari untuk ikut nonton bareng dengan harga tiket Rp 50.000 – Rp 150.000. Jelassss, jiwa emak-emak saya keluar, “Ga mau ah, mahal”. Lanjutkan membaca “Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa”

30DBC #9 What’s In My Bag

What’s In My Bag – Apa yang ada di dalam tasku? Atau dalam bahasa Inggrisnya What’s In My Bag ? Setiap orang pasti punya barang yang selalu dia bawa kemana-mana. Katanya sih, kita bisa menebak sifat orang dari bawaanya. Tapi saya sendiri tidak mengerti bagaimana menilainya 😅😅😅. Tas favorit yang hampir selalu saya bawa adalah tas ransel berwarna abu-abu mirip seperti tas anak sekolah yang di samping tasnya bisa menaruh botol air minum. Saya beli sekitar 3 tahunan yang lalu saat Gramedia sedang mengadakan diskon besar-besaran. Kenapa harus ransel? Karena tas ransel adalah tas yang ternyaman jika dibawa kemana-mana.

Lanjutkan membaca “30DBC #9 What’s In My Bag”

30DBC #10 Perjalanan Terbaik dalam Hidup

Perjalanan Terbaik dalam Hidup – Sulit sebenarnya menentukan perjalanan terbaik dalam hidup. Karena semua perjalanan yang saya alami, mempunyai tempat spesial tersendiri di hati maupun di memori saya. Karena ini hari kesepuluh dari 30 Hari Tantangan Blogging, biarkan saya memilih beberapa perjalanan terbaik dalam hidup yang saya rasakan sampai saat ini.

Lanjutkan membaca “30DBC #10 Perjalanan Terbaik dalam Hidup”

Gen Langit Biru untuk Masa Depan Bersama Pertamina

Sebelum berbicara tentang  Gen Langit Biru untuk Masa Depan Bersama Pertamina, saya jadi teringat momen Kelas Inspirasi Balikpapan 5 pada tanggal 21 Agustus 2017 tempo hari. Pada hari itu, kami semua para relawan memakai seragam profesi kita masing-masing. Salah satu relawan menggunakan seragam merah biru, seragam khas karyawan dari Pertamina. Ucup, panggilan kesayangan kami kepadanya. Pagi itu sibuk menyiapkan upacara bersama anak-anak SDN 001 Balikpapan Barat. Sudah beberapa hari sebelumnya Ucup membantu adik-adik dari SD tersebut menyiapkan upacara khususnya dalam persiapan pengibaran bendera merah putih.

Lanjutkan membaca “Gen Langit Biru untuk Masa Depan Bersama Pertamina”

30DBC #8 5 Tujuan yang Ingin Dicapai Saat ini

Tujuan yang Ingin Dicapai Saat ini – Kenapa saat ini? Karena jika dilihat di list keinginan ada lebih dari 100 yang ingin dicapai. Jadi yang akan saya sampaikan disini adalah 5 Tujuan yang Ingin Dicapai Saat ini, target pencapaian di akhir tahun 2018 (karena 2017 sebentar lagi berakhir). Minggu-minggu ini saya melihat kembali daftar keinginan. Ternyata tidak banyak yang saya capai. Hiks sedih 😢😥😭😭. Dan baru-baru ini dapat gambar quotes dari Maya, adik kelas nan jauh di Korea sana, isi quotesnya seperti ini : Lanjutkan membaca “30DBC #8 5 Tujuan yang Ingin Dicapai Saat ini”