Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa

Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa – Sebelum saya review filmnya, izinkan saya curcol sedikit alias banyak kisah saya akhirnya mau nonton film ini. Sejujurnya awalnya tidak tertarik nonton Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa ini. Kenapa?

Pertama, karena tiketnya MAHAL

Jadi, Film Duka Sedalam Cinta ini tidak tayang secara reguler di Kota Balikpapan. Awal November ini saya ditawari untuk ikut nonton bareng dengan harga tiket Rp 50.000 – Rp 150.000. Jelassss, jiwa emak-emak saya keluar, “Ga mau ah, mahal”. Lanjutkan membaca “Review Film Duka Sedalam Cinta Karya Helvy Tiana Rosa”

Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan

Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan – Berawal dari ajakan Kak Anggi, melalui group WA, akhirnya saya datanglah ke Acara “Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan” at Grand Tjokro Balikpapan hari Sabtu kemaren tanggal 23 September 2017. Sumpah, sebenernya nggak pede banget sama acara yang satu ini, pertama karena baru-baru ini saja saya rajin lagi isi blog, kedua isi dari blog saya ini rata-rata curcolan alias ratapan hati saya (da aku mah apa atuh) πŸ™„πŸ™„πŸ™„, ketiga para blogger lain itu blog-nya keyen-keyen dan sudah pada menghasilkan uang, lha saya hobinya curhat mulu, mau begimana nyari duit dari sini. Hahaha.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

undangan
Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan

Lanjutkan membaca “Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan”

Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin

Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin – Berawal dari tulisan teman saya semasa di Salman, Tristi dengan judul yang sama (untuk baca Klik: Disini). Serta obrolan malam bersama teman laki-laki saya (beneran temen bukan TTM or something like that ya). Jadinya saya tertarik untuk menulis Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin dalam versi saya.

Saya teringat saat masih aktif di bangku perkuliahan yang sering melakukan hiking, Ketika melakukan survei, pasti teman-teman membawa satu atau dua perempuan untuk mengukur kemampuan dari sisi perempuan. Dan datanglah saya di survei tersebut, dan kata-kata yang sering saya dengar adalah:

Si Yuli mah ga bisa dijadiin tolak ukur kemampuan perempuan. Dia mah kemampuannya sama kayak laki. Bawa lagi perempuan yang lain

Lanjutkan membaca “Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin”

Cerita 200917: Maju Duluan

Saya terlibat pembicaraan cukup serius tadi malam. Lagi-lagi tentang jodoh, Hahah… πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… Nampaknya memang obrolan ini selalu jadi topik utama, apalagi berkumpul dengan para jombloers. Tadi malam salah satu sahabat bagai menjadi narasumber, karena sudah mendapatkan pasangan. Rata-rata pembicaraan ini sering kita dengar, masih berkisar sabar, ikhlas, menunggu dan menjajaki takdir. Yeah, secara teori memang mungkin banyak yang sudah khatam. Tapi tidak dengan praktek. Mempraktekkannya memang tidak semudah teori, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Sulit, tapi mari kita berpasrah kepada takdir itu sendiri.

Lanjutkan membaca “Cerita 200917: Maju Duluan”

Maukah berjuang denganku?

Maukah berjuang denganku? – Aku pernah, bahkan sering mendengar kisah-kisah para orang terdekatku mendapatkan pasangan.

Aku pernah terjebak menjadi saksi, di suatu makan malam yang akhirnya menjadi sebuah lamaran yang cukup “so sweet” menurutku.

Aku juga pernah menemani sahabatku untuk memohon izin melamar gadis yang dia cintai ke seorang ayah

Aku juga pernah membantu menjadi panitia di beberapa pernikahan sahabatku.

Seperti hari ini, lagi-lagi aku membantu sebuah acara pernikahan. Lanjutkan membaca “Maukah berjuang denganku?”

Perasaan

Perasaan antara pria wanita bersifat fitrah dan hal itu tidak berdosa

Dosa akan dinilai dari bagaimana keduanya memenuhi perasaanya itu,

Apakah dengan cara yang baik atau yang buruk?

-Felix Y Siauw dalam buku “Beyond The Inspiration” (Hal. 158)

Nggak ada habisnya memang ngomongin soal perasaan. Saya jadi teringat salah satu teman saya di Bandung. Keduanya punya perasaan yang sama, terlihat jelas dari keduanya. Keduanya orang yang taat beragama, bahkan menjadi panutan saya. Tapi sayangnya perasaan mereka tidak bertemu dalam satu akad. Teman saya yang perempuan akhirnya memilih laki-laki yang saya rasa baru dia kenal. Tapi berani bertanggung jawab atas perasaanya. Saya sering banget berpikir “Emang bisa ya? Mencintai seseorang yang baru kita kenal”. Dan ternyata memang bisa. 

Manusia memang sering sekali perasaannya berubah. Maka, mari belajar bertanggung jawab dengan perasaan kita masing-masing. Bahasa yang sering dikeluarkan adalah “Halalkan atau Tinggalkan”. Tentu saja setiap keputusan akan ada resikonya. Maka ambillah resiko yang bisa kita hadapi. Dan bertanggung Jawablah dengan keputusan yang diambil. 

Selamat mengambil keputusan…

😊😊😊😊

Cerita 070917 Main Badminton

Cerita 070917 Main Badminton – Ini adalah cerita saya kemaren lusa. Jadi ceritanya, saya sedang dekat dengan segerombolan anak (berjiwa) muda. Awal kedekatan kami adalah acara Kelas Inspirasi Balikpapan 5 yang kebetulan kami disatukan dalam satu kelompok. Dan alhamdulillah, walau acara KI BPN 5 sudah lewat, silahturahmi tetap terjaga bahkan ada beberapa kegiatan sosial lainnya yang kita ikuti.

Cerita 070917 Main Badminton
Cerita 070917 Main Badminton : Sehat kuy…

Lanjutkan membaca “Cerita 070917 Main Badminton”

Cerita, Idul Adha 1438 H

Selamat idul Adha…

Mohon maaf lahir dan batin…

Bagaimana Idul Adha-mu? Aku shalat ied di Lapangan Merdeka Balikpapan. Shalat Idul Adha-ku pagi ini disambut oleh rintiknya hujan. Walau seperti itu, banyak orang tetap menjalani Shalat sampai selesai. Kebanyakan orang yang membawa anak mengungsi ke masjid Istiqamah. Ada juga yang melaksanakan shalat dengan membawa berbagai dagangan seperti balon gas, kacang, telur puyuh, kapas gula dll. Dengan berbagai keadaan, semua jamaah tetap menyambut Idul Adha dengan bahagia. Kebahagiaan itu jelas terpancar di senyum mereka masing-masing.

Walau isi ceramah dan doa tidak begitu jelas terdengar, karena keterbatasan Sound system. Saya dan keluarga saya tetap memilih bertahan ditengah gerimis, demi melaksanakan rukun-rukun yang disunnahkan. 

Dapet foto dari Mba Rara, kondisi yang Shalat ied di BIC

By the way, ini pengalaman pertama saya melaksanakan Shalat Ied dalam keadaan hujan. 

Allahumma Shoyyiban Naafi’aan

– Ya Allah, turunkan kepada kami hujan yang bermanfaat

Rasanya balik lagi Ke jaman Kecil yang cuek main hujan-hujanan. Kali ini ga pake dilarang sama mamah πŸ˜†πŸ˜†. 

Ternyata disisi lain Balikpapan ada hujan yang lebih deras seperti di foto. Saya nggak foto? Ya enggaklah, masih trauma dengan kejadian hp terjun (tanpa) payung. Cukup save di memori otak dan menceritakannya disini.

Ini ceritaku, mana ceritamu?

Nonton: Magic Kaito 1412

Pernah dengar Kaito Kid? Kalo suka nonton atau baca Conan pasti tau. Baru-baru ini saya baru tau ada serialnya. Dan di youtube sudah ada uang subtitle Indonya. Baru dua episode sih yang saya nonton. Dan berniat nonton kelanjutannya. Entah kenapa saya merasa secara garis besar ceritanya mirip-mirip Now You See Me.

Ada 2 hal yang bikin saya suprise. Pertama, ternyata pengisi suara kekasih Kaito kid adalah yang menjadi Gokai Yellow, Luka (lupa nama aslinya siapa). Yang ikutin super sentai pasti taulah. Kebetulan sampai saat ini serial super sentai favorit saya adalah Gokaiger. Jadi cukup suprise saat tau pengisi suara kekasih Kaito Kid adalah salah satu anggota Gokaiger.

Yang kedua, ternyata antara Kaito Kid dan Sinichi memang ada hubungan khusus. Ternyata mereka sepupuan saudara-saudara.

Duh, maafkan postingan kali ini terdengar bocah sekali. Sejujurnya selain drama korea, ya serial-serial anime dan tokokatsulah yang saya suka. πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜„

Magic Kaito 1412

Ajakan Dadakan

β€‹β€œMengutuk kegelapan atau ikut menyalakan lilin”

Apa yang akan kalian pilih dari dua pilihan diatas? 

Saya mau bercerita tentang hari ini. Berawal ajakan dadakan dari teman sesama relawan. Ajakannya simple,

Siaaang

Manteman ad yg mo ikutan ke manggar kah

Membacakan cerita ke adek2 di kampung rumput laut manggar

Jam setengah 4 yaaa 

Kebetulan saya memang sedang free, daripada ngelamun ngegalau nggak jelas, mending ikutan kali ya… Walaupun saya juga ga tau bakal bisa bantu apa nantinya. Just Do It-lah.

Hasil Jepretan pribadi

Sesampainya disana, saya sudah disambut oleh adik-adik yang gemesin pake abis. Padahal mereka tidak kenal saya, tapi mereka menyapa, “Halo Kakakkkk…. Ayok kita main!”Dan yang paling saya suka adalah…. Mereka nggak main gadget. Mereka larian kesana kesini, ada yang memamerkan layang-layangnya, ada yang nyebutin nama teman-temannya, ada yang memamerkan kalo dia sudah mandi walau nggak ganti baju πŸ˜…πŸ˜„πŸ˜†

Walau nggak ada briefing sebelumnya, tapi acara berlangsung cukup rapih walau ada drama tangisan dari salah satu anak yang langsung diem saat kita nari-nari Baby Shark. Dan para teman-teman yang lain berhasil mengikuti flownya. Ketika masuk ke acara bagi-bagi buku bacaan, anak-anak berebut mengambil buku dan mencari posisi masing-masing. Beberapa anak juga ada yang minta dibacakan.

Well, ini pengalaman pertama saya sih. Tapi sudah sangat menyenangkan, energi positifnya kentel banget walau peserta muridnya tidak sebanyak pas Kelas Inspirasi. 

Seperti kutipan dari Notulensi Kelas Inspirasi Balikpapan 5 kemaren, mungkin yang hari ini saya dan teman-teman lakukan itu baik, tapi tidak cukup. So, Just Do It. Lakukanlah apa yang bisa dilakukan. Mulailah berhenti mengutuk kegelapan dan ikut andil dalam menyalakan lilin. Itu pilihan saya sihhhh… Bagaimana dengan kamu?

Jangan lupa bahagia… πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‡πŸ˜‡