Cerita Yuli: Nonton Ayat-ayat Cinta 2 Setelah Berbagai Spoiler

Finally, setelah membaca maupun mendengar berbagai Spoiler Film Ayat-ayat Cinta 2, akhirnya saya menonton Film ini bahkan sampai 2 kali Β πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜†. Padahal, awalnya saya tidak berminat menonton karena berbagai spoiler dan rada kecewa dengan berbagai spoiler itu. Kenapa sampai Nonton Ayat-ayat Cinta 2 sampai 2 kali? Pertama kali saya tonton, bersama teman kantor dan ditraktir. Alhamdulillah Rejeki anak Sholehah 😊😊. Yang kedua, saya tonton pas banget tanggal 1 Januari 2018 sama Mamah saya, karena kebetulan Mamah sedang butuh hiburan, saya tawari untuk menonton dan akhirnya sayapun nonton untuk kedua kalinya bersama mama saya.

Ayat-ayat Cinta 2 (sumber gambar: Klik disini)

Dapat Spoiler Ayat-ayat Cinta 2 dari mana aja?

Sebelum saya cerita kesan, saya mau cerita perasaan saya mendapati berbagai Spoiler. Pertama, saya dapat dari IpehΒ  dan Riris yang notabene fans garis keras Fedi Nuril. Saya minta Spoiler selengkap-lengkapnya sama mereka. Mereka cuma bilang, dari semuanya mereka suka banget cuma bagian akhir saja yang membuat mereka kecewa.

Spoiler kedua, saya baca dari Mba Lidha. Dari Mba Lidha saya belajar bagaimana nanti bisa menikmati saat nonton Ayat-ayat Cinta 2. Dan dari sana, saya berkata pada diri sendiri. “Oh Oke, aku akan mengikuti tipsnya”. Tapi pada kenyataannya saya masih baca Spoiler yang lain. Padahal sudah diingatkan untuk tidak membaca Spoiler.

Spoiler ketiga, saya dapat dari status Facebook teman saya. Isi Spoilernya lengkap pake banget. Tapi sayangnya ada beberapa bahasa yang membuat saya kurang berkenan. Maaf, ada bahasa binatang sampai F*ck. Saya sempat bingung, ini sebenarnya Spoiler, Review atau Hinaan? Karena saya kurang berkenan dengan spoilernya jadi, saya tidak akan memberi linknya.

Spoiler Keempat saya dapat lagi dari Facebook. Postingan kali ini lebih memandang dari sisi orang minoritas di Eropa. Saya lupa linknya karena tidak saya save. Beliau membandingkan dengan kehidupan sehari-harinya di Eropa yang notabene Muslimnya minoritas. Saya suka dengan spoiler yang ditulis karena lebih “Legowo” menerima kekurangan dari Film Ayat-ayat Cinta 2.

Spoiler Kelima saya dapat dari yang nampaknya orang perfilman. Saya kurang tau karena ini adalah kali pertama saya mengunjungi blog beliau. Saya jadi mengerti dari berbagai sisi.

Review Film Ayat-ayat Cinta 2 ala Yuli Jannaini

jalan cerita

Jujur, saya belum membaca buku Ayat-ayat Cinta 2. Saya hanya menonton dan membaca buku pertamanya saja. So, saya tidak akan membandingkan dengan buku.Β  Dan saya bukan orang perfilman apalagi penulis novel. Jadi saya akan mengulas secara subjektif alias ke-Sok-Tau-an saya pribadi.

Saya mengikuti tips dari Mba Lidha yang harus mengosongkan “Gelas” dulu.Β Selama Film berlangsung, saya cukup menikmati jalan cerita. Bahkan sempat meneteskan air mata | Secara saya memang orang yang mudah terharu |.

Di Film ini, saya salut karena berani mengangkat tema yang sedang panas-panasnya di dunia, yaitu tentang Palestina. Di film ini mengingatkan kembali yang harus kita benci adalah tindakan “Teroris”nya bukan orangnya.

Di Film ini juga mengangkat tema Pancasila yang lagi hangat-hangatnya pembicaraannya akhir tahun kemarin. Dan yang saya yakini, muslim yang baik akan menjalani Pancasila dengan baik, bukan mengingkarinya.

Yang buat saya cukup kecewa adalah jalan cerita kasih antara Fahri dan Aisha yang kurang Greget di Film ini. Kesan “Ayat-ayat Cinta” mereka terkesan meredup disini. Yang diangkat dari Film ini lebih kepada kisah kasih antara Fahri dan Hulya.

Untuk bagian terakhir dari film ini yang notabene banyak yang kecewa. Saya juga sependapat. Walaupun saya juga belum tau bagaimana proses Face off tersebut. Dan masih terfikirkan sama saya, masih ada cara lain kok selain face off. Tapi ya Sudahlah ya, suka-suka penulisnya dong mau ngapain.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

AKTING PARA PEMAIN?

Akting para pemain sudah tidak usah diragukan lagi. Fedi Nuril memang cocok sekali memerankan sosok Fahri. Dan hampir semua pemain aktingnya bagus banget. Seakan membuat Film menjadi nyata. Persoalan kenapa pada pake bahasa Indonesia dan pemeran yang harusnya bule jadi orang Indonesia, itu tidak masalah buat saya.

Setting film?

Karena saya belum pernah keluar negeri | Ada yang mau ngajakin? πŸ˜…πŸ˜…| jadi saya cukup menikmati View dalam Film ini. Pas di Kampusnya berasa lagi nonton Harry Potter tapi versi Islami πŸ˜‚πŸ˜‚.

rekomen untuk ditonton?

Sangat saya rekomendasikan untuk siapapun. Untuk seorang Muslim, mengingatkan kembali bagaimana seorang muslim bersikap di kesehariannya. Untuk Non-Muslim, bagus juga untuk mengerti bagaimana Islam mengatur berbagai urusan yang sangat jauh dari kekerasan.

rating?

4 dari 5.

adakah fahri di dunia nyata?

Awalnya saya berpendapat, tidak ada manusia sesempurna Fahri. Tapi setelah menonton dan kembali melihat Film Ayat-ayat Cinta baik yang pertama dan kedua. Saya akhirnya bilang, “Fahri nggak sempurna-sempurna amat kok”. Dan bahkan Mas-mas yang jadi Fahri bilang bahwa sosok Fahri ada, tapi jauh dari Media.

Saya jadi ingat kata-kata Tereliye ketika mengisi acara di Balikpapan. Kira-kira intinya seperti ini, “Yang kita baca di Novel atau kita tonton di Film/drama,Β  itu hanyalah fiktif alias tidak nyata. Bagaimana mewujudkannya? Caranya adalah mencoba menjadi seperti ada yang di dalam cerita.”

Fahri bak role model yang harus ditiru sama umat Muslim. Dari segi ilmu yang melimpah, Iman yang kuat serta dipraktekkannya pada Amal baiknya. Apakah sosok Fahri itu ada di dunia nyata? Jawabannya ADA, jika kita mau mewujudkannya.

Mau dapat suami seperti Fahri? 100% MAU!!! Tapi mungkin saya tidak akan seberani Hulya yang mendekati Fahri, dan tidak seberani Chelsea yang mengatakan “Nikahi aku Fahri”. Yang bisa dilakukan sekarang adalah terus memperbaiki diri dan terus belajar. Secara Fahri selalu memilih Muslimah yang taat pada agama-Nya dan Cerdas. Semoga kita semua dipantaskan….Β πŸ˜Šβ˜ΊπŸ™πŸ™ Aamiin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *