Pernah merajut?

Saya sedang belajar merajut sekarang. Dulu pernah beberapa kali belajar merajut, dari ke sekian kali belajar ga ada yang benar-benar selesai. Baru setengah jalan membuat syal, ngantuk, lelah, lalu pada akhirnya terlupakan. Entah saya yang memang tidak berbakat atau gampang bosan. Sekarang saya niatkan untuk menyelesaikan rajutan saya. Mohon doanya ya.. 😀
Secara filosopi merajut itu mirip sama masalah dalam hidup. Rumit, berulang, panjang dan kadang membosankan. Tapi jika kita nikmati akan jadi menyenangkan. Tidak akan terasa rajutan itu sudah panjang dan benang habis. Menghindar atau hadapi itu pilihan. Tapi kita akan menjadi manusia yang lebih baik jika memilih menghadapinya. Salah langkah? Itu biasa.  Setidaknya kita akan tau jika itu salah.

image

Satu tanggapan pada “Pernah merajut?”

  1. Setelah membaca tulisan ukhti, ana merasa semangat lagi menjalani gelombang kehidupan,yang kebetulan saat ini suami dipercaya jadi ketua Rt, otomatis ana jadi ibu Rt ,ana merasa tidak akan sanggup menghadapi ibu2 yang pola pikirnya macam2. Ana mohon sudi kiranya ukhti membantu ana meluruskan pikiran ana yg kadang suka cepet putus asa,syukron

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *