Hujan

Langit yang tadinya terang berderang, dalam beberapa menit tertutup oleh awan. Tak lama kemudian, tercurah air dari langit. Ada yang mengomel-ngomel karena tak membawa payung ataupun jas hujan. Ada yang kegirangan karena hujan menjadi alasan keterlambatan. Ada yang bersyukur, karena tanda diberi rezeki. Ada yang tersenyum melihat respon yang bervariasi.

Ada seseorang sengaja berdiri di dekat jendela. Melihat air yang mengguyur dari langit. Berharap kesedihannya terhapuskan oleh hujan yang turun. Membawa semua kesedihan ke tempat yang jauh.

Ada anak kecil yang berharap hujan segera berhenti agar bisa melihat pelangi yang sering diceritakan di buku cerita. Menanyakan pada mamanya “Kapan hujan berhenti?” dan tentu saja sang mama tidak bisa memastikannya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *