Pergi untuk kembali

Pergi untuk kembali, itulah kata-kata yang saya berikan untuk kota kelahiran saya, Balikpapan. Tanggal 9 kemaren, akhirnya saya kembali lagi ke Bandung. Ga kerasa pada pagi harinya saya masih sempat mengantarkan mamah ke pasar dan menjemput kakak saya dari pelabuhan speed, lalu sekitar bada magrib saya sudah ada di Bandung. Kalo aja ada gerbang Barqha pasti bisa lebih cepet ( :mrgreen: kalo soal gerbang Barqha akan saya ceritakan di lain kesempatan). Back to tppic, saya ke Bandung lagi untuk mengurusi beberapa hal seperti perasyaratan wisuda dan kepindahan saya ke Balikpapan. Setelah berpikir cukup panjang dengan beberapa pertimbangan, saya putuskan setelah wisuda untuk kembali ke Balikpapan. Tidak mudah untuk memutuskan ini, harus penuh keikhlasan untuk meninggalkan tempat saya tumbuh besar. Dari kelas 3 SD saya sudah tinggal di Bandung. Berarti sekitar 14 tahun saya di Bandung. Mungkin memang terdengar agak lebay, pada awalnya ada ketidakrelaan untuk meninggalkan Bandung. Ya temen-temennya, ya lingkungannya sudah membuat saya betah di Bandung. Tapi saya harus keluar dari zona nyaman ini. Setelah saya berkeliling Balikpapan selama kurang lebih 1bulan dan beristkharah pada akhirnya hati dan pikiran saya memilih kota Balikpapan untuk perjalanan hidup saya setelah lulus kuliah. InsyaAllah ini keputusan yang terbaik.

image
keluarga yang kurindukan

2 thoughts on “Pergi untuk kembali”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *