Ketika melihat sahabat melakukan kesalahan

Apa yang kalian lakukan melihat sahabat berbuat salah?

Memilih mendiamkannya dan membiarkan dia tetap melakukan salah karena takut dimusuhi atau segera menegurnya?

Kalo sahabat terlihat berbuat salah pasti ada alasannya. Kemungkinan dia belum tau dia berbuat salah, ato dia dalam kondisi tertentu yang terpaksa dia berbuat salah, atau memang itu pilihannya (dia sangat sadar berbuat salah tapi karena merasa nyaman dengan kesalahan itu dia memilih untuk pura-pura tidak tau).

Saya membayangkan kalo ada sahabat yang melakukan kesalahan, itu ibaratkan dia jalan dan di depannya ada jurang yang sangat dalam. dan pastinya kita harus tetap mengingatkannya bahwa di depannya ada jurang. Mau di dengar atau tidak, itu pilihan dia.

Mungkin saya memang bukan seorang sahabat yang baik di mata dia. Kalo mau diambil simplenya, so what kalo dia merasa saya bukan seorang sahabat yang baik buat dia, toh saya masih punya sahabat lainnya yang mau mendengarkan dan didengar oleh saya.

Entah kenapa saat melihat sahabat melakukan kesalahan, saya merasa saya ikut andil dalam kesalahan itu. seperti yang saya bilang tadi, saya ga mungkin membiarkan sahabat saya jatuh ke jurang. Tapi kalo memang sahabat saya kekeh sumekeh terus jalan dan masuk jurang, ya sudah itu pilihannya. Toh manusia diciptakan untuk saling mengingatkan bukan untuk menyuruh.

Dan saya harus tetap evaluasi diri lagi, siapa tau saja malah saya yang sebenarnya tengah berjalan ke arah jurang.

Ya Allah berilah hamba petunjuk

dan jangan biarkan mata ini tertutup untuk melihat petunjukMu

5 thoughts on “Ketika melihat sahabat melakukan kesalahan”

      1. hehe., Dasar kau, Jannai… 😀
        Kalau Ai ke Mr.D no 9 ato 11 ya? 😛
        Dan dirimu ke diriku no.14, bukan? hehe
        #kalau di Laskar Pelangi, semakin kecil no.nya, maka semakin besar kadar gilanya.. iie.. 😛

  1. hahaha…yang penting kita udah ngasih tau sekali, yul
    masalah dijalankan atau tidaknya mah terserah dia lah ya…
    yang penting pas yaumil akhir nanti kita ngga dimintai pertanggungjawaban sbg pengingat sahabat kita…
    ayey?
    ayey…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *