Maukah berjuang denganku?

Maukah berjuang denganku? – Aku pernah, bahkan sering mendengar kisah-kisah para orang terdekatku mendapatkan pasangan.

Aku pernah terjebak menjadi saksi, di suatu makan malam yang akhirnya menjadi sebuah lamaran yang cukup “so sweet” menurutku.

Aku juga pernah menemani sahabatku untuk memohon izin melamar gadis yang dia cintai ke seorang ayah

Aku juga pernah membantu menjadi panitia di beberapa pernikahan sahabatku.

Seperti hari ini, lagi-lagi aku membantu sebuah acara pernikahan. Lanjutkan membaca “Maukah berjuang denganku?”

Adakalanya aku menatap senja sendirian

Saat itu aku merasa hanya ada aku dan senja

Tanpa takut apa yang akan terjadi nanti

Aku hanya menikmati senja

Tersenyum menatap senja

Berharap suatu hari nanti

Akan ada waktunya aku tersenyum bersamamu

Iya, kamu…

😊😊😊😊

Pagi-pagi sekali smartphoneku sudah berbunyi tanda ada notifikasi yang masuk. Saat kulihat ternyata hanya notifikasi dari Facebook yang mengingatkan bahwa hari ini ada yang berulang tahun. Beberapa nama keluar, dan salah satunya adalah kamu. Iya, kamu yang belum pernah kutemui secara langsung tapi begitu berkesan di hati.

Kuberanikan untuk mengirimkan ucapan selamat ulang tahun padamu. Tak kuduga ternyata ada balasan darimu. Mengucapkan terima kasih dan menanyakan tahu darimana. Awalnya aku pikir akan mengarang cerita untuk menjadi bahan obrolan kita berdua. Aku rasa akan menyenangkan jika ada bahan obrolan denganmu.

Aku urungkan niatku itu. Aku tidak mau mengarang cerita untuk kita. Biarkan yang membolak-balikkan hati yang menciptakan cerita untuk kita. Jika kita memang berjodoh, maka itu akan menjadi cerita yang sangat indah untuk kita. Tapi jika tidak, tidak masalah bagiku. Toh, aku hanya kehilangan orang yang tak mau diisi hatinya.

 

Love Someone

“If You Love Someone just tell.”
Itulah kata-kata yang kau ucapkan saat kita sedang membicarakan Cinta. Aku hanya membalasnya dengan senyum saat itu. Aku langsung menundukkan pandanganku sambil tetap tersenyum saat kekasihmu menyuapkan sepotong kue coklat kesukaanmu lalu merangkul tanganmu.
Bagiku cinta tidak sesederhana itu. Memang harus dikatakan, tapi harus diwaktu yang tepat. Aku tidak akan akan semudah itu mengumbar cintaku.
Kamu, orang yang selama ini di hatiku. Entah bagaimana jalannya aku bisa mencintaimu dalam waktu yang lama. Kau tampaknya sangatlah setia dengan kekasihmu yang sekarang. Dan aku tetap setia mencintaimu. Entah sampai kapan perasaan itu akan tetap ada. Bagiku mencintai bukan sekedar mengatakan. Ada tanggung jawab ketaqwaan dan keimanan yang harus kupegang teguh. Saat ini, mencintaimu dalam doa, rasanya lebih indah daripada harus menjadi kekasih semumu.

Kau Memang Spesial, Tidak Denganku.

Don’t Stalker Let’s Talk πŸ™‚

Itulah tulisan yang kamu pampang di sana. Kukumpulkan segala keberanianku untuk maju. Baru aku mau mengangkat kakiku, bukan maju tapi malah berbalik dan mengurungkan diri. Kamu spesial, selalu spesial. Tidak denganku yang hanya berani melihatmu secara diam-diam. Mengirimmu beberapa pesan yang tak kutuliskan pengirimnya.

Orang yang mencinta selalu bertindak, walau sekedar menunggu. Itulah yang kulakukan dalam waktu yang cukup lama. Jika memang suatu hari nanti kau memilih yang lain, tak apa. Kamu memang spesial, tidak denganku. Dan jika suatu hari nanti akhirnya aku memilih orang lain, bukan karena kamu tidak spesial lagi. Hanya takdir yang memang tidak memihak kita. Kamu tetaplah spesial, tidak denganku.

Pesan ke 388

Sudah hampir 20 menit wanita itu melihat layar Hand Phonenya yang kini ada di tangannya. Mengetik sesuatu, lalu menghapusnya kembali. Berpikir seolah dia mengerjakan ujian yang paling susah. Sekali lagi dia memeriksa pesan yang akan dia kirimkan, menambahkan beberapa kata dan menghapus beberapa kata. Akhirnya dia tekan juga tombol kirim setelah menit ke 45.

388 pesan sudah dikirimkan kepada orang yang sama setiap pagi, dengan isi SMS yang berbeda setiap harinya. Isi SMS yang dikirim adalah kata-kata untuk membangkitkan semangat setiap hari. Setiap pagi wanita itu selalu memikirkan kata-kata apa lagi untuk sang penarik perhatian. Aneh tapi nyata, si Wanita bahkan tidak pernah bertemu dengan orang yang selalu dia kirimkan kata-kata semangat setiap pagi.

“Kamu masih kirim SMS ke laki-laki itu?” tanya sahabat baiknya, dan wanita itu hanya membalas dengan senyuman.

“Kamu aneh, padahal belum pernah ketemu, yang kamu tahu kan cuma namanya,” sahabatnya melanjutkan.

“Aku setiap hari melihatnya,” sahut si Wanita sambil tetap memberikan senyum.

“Iya kamu memang setiap hari melihatnya di dunia maya. Dit, dengarkan aku, kamu itu wanita yang baik, solehah, dan pintar. Banyak laki-laki yang jelas asal-usulnya rela mengantri untuk menjadi suamimu. Aku lihat laki-laki yang setiap hari kamu kirimkan pesan bukanlah laki-laki Sholeh, bahkan terakhir kulihat dia berpacaran.”

“Aku tahu, tapi aku harus menyelesaikan perasaan ini sampai tuntas. Laki-laki yang setiap hari kukirimkan SMS itu baik Hani. Hanya belum tahu hukum-hukum agama.” Jawab wanita itu.

“Hm, ya sudah terserah kamu.”

Obrolan mereka terpotong saat seorang dosen masuk ke kelas mereka. Wanita itu merasa Hand Phonenya bergetar tanda ada SMS, diam-diam dia melihat isi pesan itu.

Terima Kasih karena selama ini selalu mengirimkan pesan-pesan bersemangat. Saya tidak tahu kamu siapa, tapi saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena isi SMS andalah yang selalu memberi semangat setiap paginya. Dan membuat saya selalu ingin memperbaiki diri.

-AP

Wanita itu tersenyum.

Ya, benar akhirnya wanita itu mendapat balasan pesan setelah pesan ke 388.

Mahogany Hills

Lama sekali ga baca buku dan nulis, kering juga rasanya. Kali ini yang saya baca judulnya Mahogany Hills, yang juga juara 1 Lomba Penulisan Novel Amore 2012 (Kapan ya saya bisa bikin novel dan juara kayak gini?). Bercerita tentang Jagad Arya dan Paras Ayunda. Mereka adalah pasangan suami istri yang menikah karena perjodohan.

Jagad sangat mencintai Nadia, sahabatnya sejak lama. Jagad yang patah hati karena Nadia akan menikah dengan sahabatnya Erfan memutuskan untuk menerima perjodohan orang tuanya. 2 Minggu sebelum pernikahan, Nadia mendatangi Jagad dan mengatakan bahwa ia tidak jadi menikah dengan Erfan. Nadia, menyuruh Jagad untuk menikah dengan Paras hanya untuk diceraikan. Jagadpun mengikuti kata Nadia.

Berbeda dengan Paras, yang memang meminta orang tuanya untuk menjodohkannya dengan Jagad. Laki-laki yang selalu ia sukai sejak 13 tahun yang lalu. Betapa hancurnya hati Paras saat tau yang Jagad rencanakan. Tapi Paras tidak menyerah begitu saja, ia melakukan tugasnya sebagai istri walau Jagad terlihat tidak peduli. Berharap Jagad bisa mencintainya karena terbiasa.

Penasaran sama akhirnya? Baca aja sendiri :mrgreen: . Menurut saya cerita ini menarik, pantas saja menjadi juara 1. Saya suka dengan kata-kata Jagad.

“Setelah menikah denganmu, cinta jadi tidak terlalu rumit. Denganmu, cinta menjadi sederhana. Cinta adalah memberi, menerima dan memaafkan…”

Yup, ga jarang orang yang ngakunya ‘dewasa’ membuat cinta rumit dan sulit dimengerti. Eh tapi bukan berarti saya ahli ya dalam hal yang satu ini. Tapi saya yakin, orang yang sudah pernah merasakan cinta yang sebenarnya akan berpikir bahwa cinta itu tidak serumit yang dibayangkan.

tumblr_mvvrhyMfmC1qf00cjo1_500

Gwiyomi

Beberapa hari ini sering banget denger lagu Gwiyomi. Orang-orang biasanya meragain sambil pasang muka sok imut. Nah, kemaren iseng-iseng cari video Gwiyomi, eh nemu gwiyomi versi Kim Hyun Joong. Itu lho yang main Boys Before Flower ma Playfull kiss. Sebenernya saya nggak terlalu ngefans sama dia, tapi ngeliat dia yang biasanya gayanya cool trus tetiba liat video ini, jadi pengen ketawa-ketawa sendiri. Hm.. Andai ada video Yoon Shi Yoon nyanyi Gwiyomi kayaknya lebih imut πŸ˜€

Lanjutkan membaca “Gwiyomi”

Diam-diam

Pada hari itu sahabat-sahabat karib:
setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain,
kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (Iman dan amal Soleh)
QS Az-Zukhruf: 67

Cukup Taqwa menjadi alasan kita bersahabat. Bukan karena selera makan yang sama, hobi yang sama, ataupun berkegiatan di tempat yang sama. Tapi taqwa, Iman dan Amal Soleh. Cukupkah?

Ada seorang gadis, dia melihat ke sosial media sahabat karibnya yang saat ini sedang jauh. Terlihat foto-foto bersama sekumpulan teman-teman yang sama sekali tak dikenalnya. Sahabatnya tersenyum bahagia, seolah sudah melupakan gadis ini. Cemburu, mungkin itu yang bisa ditangkap dari gadis ini. Merindukan di masa-masa mereka bisa berdua, hanya berdua. Walau hanya sekedar menghabiskan eskrim bersama di tempat biasanya. Walau tanpa kata, tanpa bicara. Tak ada kata bukan berarti bisu, tak ada kabar bukan berarti lupa, dan tak menengok bukan berarti tak peduli.

Sahabat itu akhirnya tersenyum mengingat masa-masa indah bersama gadis itu. SahabatΒ  teringat saat gadis itu berceletuk “Hal yang paling membahagiakan di dunia ini adalah saat kita tahu bahwa orang yang kita cintai diam-diam mencintai kita”. Dan dulu mereka sepakat bahwa kata-kata itu benar. Tapi sekarang, sahabat itu mempunyai celetukan yang berbeda,

“Hal yang paling manis ialah ketika ada sahabat yang saling merindu, mereka tak saling memberi kabar. Tetapi secara diam-diam mereka saling mendoakan dalam setiap sujud”

 

Ceritanya lagi belajar nulis (1)

Suatu pagi aku termenung menatap halaman di depan rumahku

Memikirkan sesuatu hal yang ingin aku lakukan

Bayangan itu jelas, terang

Tapi dengan jelaspun aku harus menerima kenyataan

Bahwa tidak selamanya keinginan berujung kenyataan

Melepas impian

Beberapa detik berlalu dan aku berkata pada diriku sendiri

“Ini belum berakhir, aku hanya menyimpan impianku”

Apakah Impianku akan menjadi kenyataan?

Lihat saja bagaimana rencana Allah beraksi

Terjadi atau tidak terjadi

Biarkan saja,

Yang pasti Impian itu masih ada di genggamanku