30DBC #5 Momen yang Membanggakan dalam Hidup

Momen yang Membanggakan dalam Hidup – Jika dipikir-pikir, 30 hari tantangan blogging ini membuat kita jadi agak narsis ya. Hahaha πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Dan di tema Momen yang Membanggakan dalam Hidup ini berhasil membuat saya kebingungan, karena bingung mau nulis apa πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ. Mungkin yang akan saya sebutkan akan terdengar sepele, tapi percayalah ini adalah momen yang Membanggakan dalam Hidup yang langsung terlintas di pikiran saya. Cukup 5 momen yang akan saya sebutkan, karena kalau kebanyakan, bisa-bisa saya bakal narsis beneranΒ πŸ˜πŸ˜œπŸ˜›. Lanjutkan membaca “30DBC #5 Momen yang Membanggakan dalam Hidup”

Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan

Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan – Berawal dari ajakan Kak Anggi, melalui group WA, akhirnya saya datanglah ke Acara “Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan” at Grand Tjokro Balikpapan hari Sabtu kemaren tanggal 23 September 2017. Sumpah, sebenernya nggak pede banget sama acara yang satu ini, pertama karena baru-baru ini saja saya rajin lagi isi blog, kedua isi dari blog saya ini rata-rata curcolan alias ratapan hati saya (da aku mah apa atuh) πŸ™„πŸ™„πŸ™„, ketiga para blogger lain itu blog-nya keyen-keyen dan sudah pada menghasilkan uang, lha saya hobinya curhat mulu, mau begimana nyari duit dari sini. Hahaha.πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

undangan
Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan

Lanjutkan membaca “Blogger and Influencer Gathering at Grand Tjokro Balikpapan”

Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin

Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin – Berawal dari tulisan teman saya semasa di Salman, Tristi dengan judul yang sama (untuk baca Klik: Disini). Serta obrolan malam bersama teman laki-laki saya (beneran temen bukan TTM or something like that ya). Jadinya saya tertarik untuk menulis Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin dalam versi saya.

Saya teringat saat masih aktif di bangku perkuliahan yang sering melakukan hiking, Ketika melakukan survei, pasti teman-teman membawa satu atau dua perempuan untuk mengukur kemampuan dari sisi perempuan. Dan datanglah saya di survei tersebut, dan kata-kata yang sering saya dengar adalah:

Si Yuli mah ga bisa dijadiin tolak ukur kemampuan perempuan. Dia mah kemampuannya sama kayak laki. Bawa lagi perempuan yang lain

Lanjutkan membaca “Suka-duka Perempuan yang katanya Maskulin”

Cerita 200917: Maju Duluan

Saya terlibat pembicaraan cukup serius tadi malam. Lagi-lagi tentang jodoh, Hahah… πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… Nampaknya memang obrolan ini selalu jadi topik utama, apalagi berkumpul dengan para jombloers. Tadi malam salah satu sahabat bagai menjadi narasumber, karena sudah mendapatkan pasangan. Rata-rata pembicaraan ini sering kita dengar, masih berkisar sabar, ikhlas, menunggu dan menjajaki takdir. Yeah, secara teori memang mungkin banyak yang sudah khatam. Tapi tidak dengan praktek. Mempraktekkannya memang tidak semudah teori, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Sulit, tapi mari kita berpasrah kepada takdir itu sendiri.

Lanjutkan membaca “Cerita 200917: Maju Duluan”

Maukah berjuang denganku?

Maukah berjuang denganku? – Aku pernah, bahkan sering mendengar kisah-kisah para orang terdekatku mendapatkan pasangan.

Aku pernah terjebak menjadi saksi, di suatu makan malam yang akhirnya menjadi sebuah lamaran yang cukup “so sweet” menurutku.

Aku juga pernah menemani sahabatku untuk memohon izin melamar gadis yang dia cintai ke seorang ayah

Aku juga pernah membantu menjadi panitia di beberapa pernikahan sahabatku.

Seperti hari ini, lagi-lagi aku membantu sebuah acara pernikahan. Lanjutkan membaca “Maukah berjuang denganku?”

Cerita 100917: Belajar Bersyukur

Cerita 100917: Belajar Bersyukur – Kemarin saya mengikuti kajian muslimah Ustad Salim A Fillah di Islamic Centre Balikpapan. Subhanallah banyak sekali akhwat-akhwat berkumpul menjadi satu dengan tujuan mencari ilmu salah satunya adalah Belajar Bersyukur. Sejujurnya cukup lama saya tidak hadir di majelis ilmu karena bebrbagai aktivitas. Bener-bener PeeR besar banget deh kalau masalah manajemen waktu. Oke balik lagi ke bahasan kajian, Ustad Salim membahas tentang Syukur. Berikut beberapa point yang saya catat, selamat menikmati….

Syukur adalah ekspresi keimanan kita dikala mendapat nikmat.

Syukur di dalam Al Quran di ulang sebanyak 75 x. Begitu pula dengan kata bala/musibah, di dalam AlQuran juga diulang sebanyak 75x.

Syukur adalah separuh dari iman, dan separuhnya lagi adalah sabar.

Lanjutkan membaca “Cerita 100917: Belajar Bersyukur”

Cerita 070917 Main Badminton

Cerita 070917 Main Badminton – Ini adalah cerita saya kemaren lusa. Jadi ceritanya, saya sedang dekat dengan segerombolan anak (berjiwa) muda. Awal kedekatan kami adalah acara Kelas Inspirasi Balikpapan 5 yang kebetulan kami disatukan dalam satu kelompok. Dan alhamdulillah, walau acara KI BPN 5 sudah lewat, silahturahmi tetap terjaga bahkan ada beberapa kegiatan sosial lainnya yang kita ikuti.

Cerita 070917 Main Badminton
Cerita 070917 Main Badminton : Sehat kuy…

Lanjutkan membaca “Cerita 070917 Main Badminton”

Kelas kecil

CALL FOR VOLUNTEER…..

Kelas kecil adalah ikhtiar kolektif di bidang pendidikan yang berbasis nirlaba. Kegiatan akan berfokus mengajar adik-adik di daerah manggar dengan metode have fun learning.

Rekrutmen buka sampai 30 September 2017 daftar melalui www.bit.ly/kelaskecil

Tempat : kampung Petani Rumput Laut RT. 50 Kelurahan Manggar Belakang Asrama Haji

Waktu : Sabtu/Minggu (waktu menyesuaikan)

CP : Yusna ( 085246346883 )

Notulensi Refleksi Kelas Inspirasi Balikpapan 5

created by: Mba Ambar

Jika manusia perlu menanam pohon agar tetap memiliki hutan 10-20 tahun lagi,

maka kita juga perlu menanam bibit kebaikan agar memiliki generasi penuh semangat baik 10-20 tahun lagi.

Itulah yang kita lakukan hari ini, kembali ke sekolah, ikut memberi pupuk baik untuk tunas muda bangsa sendiri.

10 sekolah

1 sekolah luar biasa

24 fasilitator

45 dokumentator

100 inspirator

9 sahabat guru

2000 tunas muda Indonesia,

dalam 1 hari yang sama tidakkah energinya membuatmu bergetar?

Anggaplah hari ini kita sedang memberi kado untuk ibu pertiwi di ulang tahunnya ke tujuh puluh dua.

Berbagi pengalaman profesi dan berkampanye toleransi.

Semua temanku.

Semua temanku bukan hanya slogan belaka.

Semua temanku adalah sebuah doa sungguh-sungguh dalam dua kata sederhana.

Semua temanku adalah upaya nyata kita menjaga persatuan Indonesia dengan menanamkan toleransi sejak dini yang hasilnya akan kita semai nanti.

Apa yang disampaikan dari hati pasti akan sampai ke hati

Mari bergeser ke permasalahan di sekolah.

Kelas panas,

perpustakaan sedikit buku,

murid-murid yang suka berkelahi,

ruang kelas sempit,

problem upgrade guru,

permasalahan tumbuh kembang anak,

komunikasi guru dengan orangtua,

murid-murid berkebutuhan khusus,

pola mengajar oldschool,

lingkungan sekolah kurang ramah anak,

perbandingan guru & murid tidak seimbang,

dan fenomena bullying. Ternyata..

Berkorban cuti 1 hari itu baik, tapi belum cukup.

Mengenalkan profesi sejak dini itu baik, tapi belum cukup.

Berbagi inspirasi 1 hari itu baik, tapi belum cukup.

Tanyakan pada diri sendiri, teman..

Apa lagi yang bisa kita lakukan setelah ini?

Apa lagi yang bisa kita berikan untuk sekolah?

Sekolah mana lagi yang bisa kita datangi setelah ini?

Hanya masing-masing kita lah yang bisa menjawabnya

Pada akhirnya, harapan terbesar kami, semoga gerak baik ini tidak berhenti sampai di sini.

Temanku, pendidikan di Indonesia masih butuh kita teruslah menancapkan asa bahwa semua bisa.

Diambil dari foto-foto dokum KIBPN5

	

Beyond the Insoiration part 1 "Life is Choice"

Seperti target yang sudah saya share, saya mau selesaikan baca buku Beyond the Inspiration karya ustd. Felix Y Siauw. Kenapa pengen baca? Karena buku sudah saya punya sekitar 5 tahun, tapi belum permah saya baca secara serius, paling cuma baca-baca sekilas. Ada yang kebiasaan kurang baik dari saya, kalo mampir ke rumah, kalian bakal nemuin banyak buku. Asa gaya gitu ya banyak buku. Padahal ga semua buku sudah saya baca. Bahkan lebih banyak belum dibaca daripada yang sudah dibaca. So, saya putuskan untuk menyicil baca. 

Pembahasan yang dibahas buku ini adalah “Life is Choice”. Mun kata bahasa Indonesia mah Hidup adalah Plihan. Kata-kata yang sudah nggak asing di telinga kita. Sering banget orang berkeluh kesah, termasuk saya. Kenapa saya seperti ini, kenapa saya seperti itu. Kenapa saya tidak bisa begini, kenapa saya tidak bisa begitu. Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah itu adalah pilihan kita sendiri. Diri kita saat ini adalah akumulasi dari pilihan-pilihan hidup kita. Tidak usah menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan. Hidup anda, adalah pilihan anda sendiri. Jika kalian merasa hidup kalian “Berantakan”, maka pilihlah, tetap hidup seperti itu atau menentukan pilihan yang lain. “With Great Choice comes great investment, consequences & Risk”. Setiap pilihan memiliki investasi, konsekuensi dan resiko tertentu. Semakin besar pilihan seseorang, maka semakin besar pula pengorbanan yang harus diberikan semakin besar pula investasi, konsekuensi dan risikonya. Itulah orang istimewa. Orang biasa, akan memilih pilihan yang mudah. Dan orang yang istimewa itu pasti jumlahnya lebih sedikit dari yang biasa. Apakah saat ini kita adalah orang yang biasa atau istimewa? Jika kita masih termasuk orang biasa, maka apakah kita akan tetap memilih menjadi biasa, atau berubah menjadi istimewa. 

LIFE IS CHOICE

So, apa pilihanmu?