Dunia Para Ibu di Sekitar Sukajadi Bandung

Dunia Para Ibu di Sekitar Sukajadi Bandung – Sudah lama rasanya jari ini tidak menulis di blog. (lebay… :p) . Hari ini baru saja melawati episode dunianya ibu-ibu… Haha pada bingung kan….??

ini nih tempat terapinya….

Lanjutkan membaca “Dunia Para Ibu di Sekitar Sukajadi Bandung”

Cerita Hari Minggu

Cerita Hari Minggu – Waktu hari minggu, subuh-subuh sekitaran jam 3 mama udah ngebangunin. Bodohnya saya tidak memperhatikan jam dinding. Waktu saya bangun dikirain udah jam 5. So, langsung aja saya melaksanakan solat subuh. Pas udah solat saya Cuma ngeliatin mama yang lagi pilih-pilih baju dan mempersiapkan makanan (habis bingung mau ngebantuin apa). Sebenarnya, udah ga aneh ngeliat mama subuh-subuh beberes siap-siap berangkat karena setiap hari mama pergi terapi gratis di happy dream di daerah sekitar sukajadi. Beberapa kali saya pernah ikut mama terapy disana. Dan tau apa yang terjadi. Yang terjadi saya malah bete, karena disana tempat berkumpulnya ibu-ibu dan bapak-bapak. Ga ada yang bisa di ajak ngobrol. Makanya, saya ga pernah ikut lagi.

Cerita Hari Minggu
Cerita Hari Minggu: Mama gahol….

Lanjutkan membaca “Cerita Hari Minggu”

Perhitungan Suara di UNIKOM

Salam Mahasiswa…..

Siang, sekitaran bada zuhur, kongres mahasiswa UNIKOM mengadakan perhitungan suara untuk menentukan siapa yang bakal jadi pasangan Presiden dan wakil Presiden setelah mengadakan PEMILU selama 3 hari (6-8 Januari 2011).

Dan, akhirnya diputuskan yang akan menjadi presiden dan wakil presiden BEM periode 2011-2012 adalah Purwa Alam Dirja dan Faisal Anugrah. Ga tau jelas sih jumlah polling yang didapatkan karena saya tidak terlalu mengikuti acara perhitungan suara ini. Lanjutkan membaca “Perhitungan Suara di UNIKOM”

Debat Terbuka di UNIKOM

Nah, ini para calon-calonnya

Salam Mahasiswa……

Sekitaran jam 10 koridor Fakultas Ekonomi UNIKOM dipenuhi sama bangku-bangku. sebenernya sehari-hari juga banyak bangku sih tapi kali ini berbeda, Hari ini ada debat terbuka untuk mensosialisasikan Pemilihan Presiden dan wakil presiden. Dulu UNIKOM ga punya yang namanya BEM adanya SEMA (Senat Mahasiswa) ga terlalu ngerti sih apa bedanya. Lanjutkan membaca “Debat Terbuka di UNIKOM”

Petualangan Setahun (2010-2011) ke Sagarantan ala “Kenapa Harus saya?”

foto bareng sebelum pulang ke bandung bareng mama Susan jugaKenapa mesti saya ya yang di ajak liburan bareng-bareng nak kreatif? Padahal bukan anak kreatif alias ga punya divisi. Tapi sejujurnya, itulah yang saya inginkan. Dan akhirnya, sayapun ikut perjalanan yang menyenangkan ke Sagaranten pada pergantian tahun 2010 kemarin.

Rencananya sih berangkat bada jumatan, tapi karena saya ada kuliah dan kudu pulang dulu, saya baru dateng ke salman sekitar jam setengah 2.  Pas mau berangkat, saya mampir dulu ke ISTEK trus Kasmita tiba-tiba bilang, “aseek,, teh yuli beli makanan banyak..” terus saya jawab, “kenapa mesti saya yang beliin?” dan akhirnya saya hanya beli aqua 1 liter untuk di perjalanan.

Awalnya Yang berangkat ke Sagaranten waktu itu saya, Teh Isil, Susan, Kasmita, Bambang, Kang Rino dan Kang Frista. Kita berangkat menggunakan bu Jojo (mobilnya kang Rino) yang baru-baru ini penampilannya agak sedikit berbeda. Petualangan pertama kami, diawali pencarian rumah Susan, clue-clue yang diberikan cukup mudah sehingga rumah Pipih juga mudah ditemukan. Pos pertamapun ditemukan. Setelah sampe di rumah Pipih kita di suguhkan minuman berwarna orange. Dan mulailah percakapan yang GEJE.

Kang Frista : “Ini pasti Marimas.”

Kang Rino : “Bukan ini mah kayaknya Nutrisari.”

Teh Isil: “kita buktikan siapa yang bener?” (ke dapur sambil membawa barang bukti)

Dan, ternyata jawabanya adalah Nutrisari…. Akhirnya ketauan sapa yang jualan di kosannya. V(^_^)

Lanjutkan membaca “Petualangan Setahun (2010-2011) ke Sagarantan ala “Kenapa Harus saya?””

sehat,,sehat,,sehat,,

Beberapa hari kemarin, ada kegiatan donor darah di Salman ITB. Saya berangkat dari rumah selain ingin bersilahturahmi dengan teman-teman 1 perjuangan, ingin sekali untuk menyumbangkan sedikit darah saya kepada orang lain.

Dengan Pedenya saya pun menghampiri panitia donor darah dengan membawa kartu donor darah dan ditemani oleh kedua teman saya. Dan apa yang terjadi?? Ternyata saya tidak bisa menyumbangkan darah karena Hb saya hanya 11,6. Mungkin karena saya belum sarapan itu yang ada di pikiran saya. Kebetulan ada seorang teteh yang mengajak sarapan (lebih tepatnya makan menjelang siang). Saya memakan makanan itu dan berharap Hb saya nambah agar bisa mendonorkan darah. Singkat cerita bada zuhur saya menghampiri panitia donor darah. Dan, ternyata saya tetap tidak bisa mendonorkan darah saya. Batas minimal Hb untuk menyumbangkan darah adalah 12,5 sedangkan Hb saya saat itu adalah 12,4. Cuma beda 0,1?!?!?!?!

Ada sedikit kekecewaan dari diri saya. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, memang beberapa hari ini saya kurang bisa menjaga pola makan saya dengan baik dan sudah jarang berolahraga.

Ada hikmah di balik ini kejadian yang saya alami di atas. Yaitu “tolonglah dirimu sendiri sebelum menolong orang lain”.. Tetapi kata-kata saya yang ini bukanlah kata untuk berbuat egois. Hanya saja memang terkadang kita suka lupa untuk menolong diri sendiri. Kita lupa akan amanah untuk menjaga kesehatan diri sendiri.

Dalam donor darah ada beberapa syarat yang harus kita penuhi. Sebenarnya, syarat-syarat itu sangatlah simple. Misalnya, Hb harus di atas 12,5 dan berat badan harus lebih besar dari 45. Asalkan kita bisa menjaga kesehatan pasti bisa untuk mendonor. Orang-orang yang bisa mendonorkan darahnya adalah orang-orang yang sehat.

Begitupun saat kita hendak menolong orang lain.

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai dari sesuatu urusan kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.” (Q.S Al-Insyirah: 5-7)

Sehat sebelum sakit adalah salah satu 5 perkara yang disebutkan oleh Raihan dalam lagunya yang benar-benar harus kita manfaatkan. So, yuk kita jaga kesehatan. Karena kesehatan adalah aset kita yang paling berharga.

Kisah Plato Cinta dan Pernikahan

Kisah Plato Cinta dan Pernikahan – Sebenarnya cerita ini saya ambil dari sebuah novel yang berjudul Jejak Laut karya Trampil Widodo. So, nikmatin aja ya.

Kisah Plato Cinta dan Pernikahan

Kisah Plato Cinta dan Pernikahan – Suatu hari plato bertanya pada gurunya Socrates, dan bertanya apa itu cinta. Socrates menjawab, “Saya tidak bisa mendefinisikan, tapi kalau kamu mau tahu, berjalanlah kamu ke hutan besok pagi. Pilihlah tanaman yang menurutmu paling bagus. Kamu hanya boleh mengambilnya satu. Kalau kamu sudah mengambil, kamu tidak boleh menukarnya dengan yang lain. Tanaman yang pertama kamu ambil itulah yang harus segera kamu bawa kesini.” Lanjutkan membaca “Kisah Plato Cinta dan Pernikahan”

Rasa sayang yang tak terucap

Rasa sayang yang tak terucap – Cerita ini sih saya tulis ketika saya masih SMA alias masih jaman alay-alaynya, sebenarnya cerita ini terinspirasi dari seorang teman, bukan pengalaman pribadi lho ya…

Selamat menikmati

Rasa sayang yang tak terucap

Sejak kecil aku bersahabat dengan Akmal. Akmal tinggal di sebelah rumahku. Akmal adalah laki-laki yang selalu membawa keceriaan. Kamar kami saling berhadapan. Sehingga jika aku membuka jendela, kamar Akmal terlihat jelas olehku. Aku selalu merasa nyaman di sampingnya. Setiap malam ia selalu menyanyikan lagu dengan gitarnya di jendela kamar untuk mengantarkan aku tidur. Dan di pagi harinya ia selalu mengucapkan selamat pagi padaku. Lanjutkan membaca “Rasa sayang yang tak terucap”

Adab Ketika Menjenguk Orang Sakit

Adab-adab Ketika Menjenguk Orang Sakit – Tadi sore (magrib lebih tepatnya)… Anak-anak metamorf berencana menjenguk Gigiw. Tapi ternyata yang datang cuma 3 dari 10 anggota metamorf. Ada yang kecapekan jadi panitia ospek, ada yang masih kerja, malahan ada yang nggak kasih  kabar.

Ngomong-ngomong soal menjenguk orang yang sedang sakit, saya teringat salah satu buku yang berjudul “Amalan-amalan Ringan Pembuka Pintu Surga” karya Fakhruddin Nursyam, LC. Nah, menjenguk orang yang sedang sakit adalah salah satu amalan ringan pembuka pintu surga Lho.

Rasulullah Saw. bersabda,

“Barang siapa menjenguk orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka malaikat berseru ‘Engkau adalah orang yang baik, langkahmu adalah langkah yang baik, dan engkau telah mendapatkan suatu posisi di surga”

(H.r. Tirmidzi dari Hurairah r.a)

Adab Ketika Menjenguk Orang Sakit

Nah, agar kita mendapatkan pahala yang seutuhnya waktu kita jenguk orang sakit ada baiknya kita menerapkan adab-adab ketika menjenguk orang sakit.

  1. senantiasa mengharapkan kebaikan dan berbicara yang baik-baik, karena malaikat akan senantiasa mengaminkan perkataan yang keluar dari lisan orang-orang yang menjenguk orang sakit
  2. memberikan motivasi kepada orang yang sakit agar tetap bersabar dan ridha dengan qadha dan qadar Allah serta tetap mengharapkan kesembuhan kepada Allah Ta’ala.
  3. mendoakan kesembuhan bagi orang yang sakit
  4. mengajarkan kepada orang yang sakit tata cara berdoa dan meruqyah diri sendiri
  5. menasihati dan mendakwai saudaranya yang sakit menuju kebaikan
  6. tidak boleh memaksa-maksa orang yang sakit untuk banyak makan dan minum jika ia masih belum berselera untuk makan atau minum

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!