30DBC #7 Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup – By The Way ada yang terlewatkan dari 30 Hari Tantangan Blogging. Ternyata di hari ke 6 temanya adalah┬áHal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup dan di hari ke 7 adalah 5 lagu terfavorit. Okey, mari kita tukar tulisan, yang penting bisa menulis setiap hari. Bicara tentang hal yang paling ditakutkan dalam hidup, saya rasa tiap orang mempunyai ketakutan yang berbeda-beda. Dan dipastikan setiap orang mempunyai hal yang paling ditakutkan dalam hidup. Tidak ada manusia yang tidak punya rasa takut. Well, rasa takut itu adalah hal yang wajar. Akan tidak wajar jika ketakutan itu ditanggapi secara berlebihan yang sering menjadi phobia. Dan rasa takut itu akan baik jika kita bersiap diri untuk menghadapinya. Yang akan saya sebutkan kali ini adalah hal-hal yang biasanya ditakutkan dalam hidup, khususnya untuk saya.

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup

1. Takut Mati

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup
Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup #1 Takut Mati (Sumber Gambar: Klik disini )

Kematian adalah sesuatu yang pasti yang lebih kita kenal dengan kata TAKDIR. Takdir Mati layaknya jodoh dan rezeki yang tidak akan pernah kita tebak kapan datangnya. Tapi diantara takdir-takdir itu kematian adalah yang paling ditakuti. Sebenarnya jika dalam islam kita tidak benar-benar mati, hanya menunggu saatnya dikumpulkan di padang Mahsyar. Di awal saya bilang bahwa ketakutan itu akan menjadi positif jika kita mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Hanya para Syahid dan Syahida yang nampaknya tidak pernah takut akan kematian, bahkan menantikan kematian karena persiapan mereka. Saya pribadi, takut dengan kematian dengan kondisi bekal yang belum cukup.

2. Takut Miskin

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup
Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup #2 Takut Miskin

Takut miskin disini bukan hanya sekedar ekonomi atau harta lho ya. Ada yang lebih saya takutkan daripada miskin harta, yaitu miskin hati, pikiran dan ilmu. Untuk harta selama itu dalam kata Cukup dan pasti akan selalu cukup, itu lebih baik buat saya daripada berlebihan. Toh yang berlebihan juga pasti tidak akan baik. Tapi bayangkan jika kita miskin hati, pikiran dan ilmu, mau jadi apa hidup kita?

3. Takut Gagal

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup
Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup #3 Takut Gagal (sumber gambar : klik disini)

Setiap orang pasti ingin sukses dan tidak ingin gagal. Maka kegagalan adalah suatu ketakutan bagi banyak orang. Padahal kegagalan adalah suatu proses menuju kesuksesan. Akan jadi masalah jika terjebak di keterpurukan kegagalan. Obat untuk bebas dari keterpurukan kegagalan adalah berprasangka baik alias positive thinking. Bagi saya, selama masih diberi nafas oleh Allah SWT, maka masih ada kesempatan untuk memperbaiki kegagalan dan meraih kesuksessan.

4. Takut Kehilangan

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup
Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup #4 Takut Kehilangan

Bersama berbagi dengan orang yang sangat kita sayangi adalah hal yang membahagiakan. Tapi akan ada ketakutan yang muncul, yaitu kehilangan. Saya teringat kejadian bunuh diri kakak adik di Bandung dari lantai atas sebuah apartemen. Alasannya adalah tidak sanggup menerima kenyataan bahwa orang tuanya telah meninggal. Almarhum Papa saya selalu berpesan agar tidak bergantung kepada orang lain, andalkanlah diri sendiri. Tapi bukan berarti kita tidak boleh sayang atau jatuh cinta kepada orang lain. Tapi porsinya yang harus kita sesuaikan. Jangan terlalu berlebihan mencintai sesuatu, karena tidak ada yang abadi kecuali Allah SWT.

5. Takut Ditolak

Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup
Hal yang Paling Ditakutkan dalam Hidup #5 Takut Ditolak

Siapa yang tidak pernah merasakan penolakan? Penolakan kerja, proposal kegiatan, beasiswa, cinta bahkan bantuan. Penolakan yang sering dan ditanggapi negatif dapat membuat seseorang menjadi rendah diri, putus asa serta tidak bersemangat. Tapi percayalah, rasa sakit karena ditolak hanya akan kita rasakan di awal. Dengan seiring waktu dan berbagai kegiatan, rasa sakit itu akan hilang dengan sendirinya. Diterima atau ditolak hanyalah masalah peluang. Dan ketika tidak mengambil peluang itu, maka ada yang lebih menakutkan daripada penolakan, yaitu penyesalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *