Maukah berjuang denganku?

Maukah berjuang denganku? – Aku pernah, bahkan sering mendengar kisah-kisah para orang terdekatku mendapatkan pasangan.

Aku pernah terjebak menjadi saksi, di suatu makan malam yang akhirnya menjadi sebuah lamaran yang cukup “so sweet” menurutku.

Aku juga pernah menemani sahabatku untuk memohon izin melamar gadis yang dia cintai ke seorang ayah

Aku juga pernah membantu menjadi panitia di beberapa pernikahan sahabatku.

Seperti hari ini, lagi-lagi aku membantu sebuah acara pernikahan.

Sedih?

No no no….

Ingin?

So pasti…

Yang kuyakini bahwa penantian ini juga ibadah

Untuk kamu, iya kamu…

Aku tidak seperti wanita lain yang biasanya untuk memohon izin melamar ke ayahnya.

Kamu akan menghadapi lima orang sekaligus, empat kakakku dan satu mamahku

Aku rasa kamu harus menyiapkan mental yang cukup kuat untuk itu

Aku yakin, jodoh tidak akan tertukar

Dan itu sama dengan bahwa jodoh itu mudah

Akan ada berbagai jalan baik dan sesuai syariat untuk menujunya

Selama kamu mau memperjuangkannya

Jika kamu mau memperjuangkannya, maka aku akan bersedia untuk berjuang juga

Jika perjuangan kita tidak berlabuh di sebuah akad, maka itu hanyalah sebuah takdir

Bukan karena Allah tidak sayang kita

Allah sedang mengajarkan kita untuk mengerti sebuah kata “Cinta” yang bukan hanya sekedar soal memiliki, tapi juga soal kepasrahan dan keikhlasan

Untuk kamu…

Iya kamu…

Maukah berjuang denganku?

3 thoughts on “Maukah berjuang denganku?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *