Tahukah kamu?

Kau ingat? Saat pertama kali kau membalas SMSku? Saat itu kau sedang berulang tahun, aku memberikan doaku melalui SMS. Kau tahu? Aku bahkan menyebut namamu dalam setiap doaku. Aku berharap itu menjadi salah satu hal romantis yang kulakukan padamu.
Kau tahu? Diam-diam aku hampir setiap hari membuka media sosial, berharap ada namamu muncul. Hanya dengan melihatmu di dunia media sosial bisa membuat senyumku bertahan cukup lama.
Kau tahu? Sahabat terdekatku mengatakan perasaan ini sungguh sangat tidak masuk akal. Bahkan dia mengatakan aku harus konsultasi kepada psikiater.
Kau tahu? Perasaan ini tidak pernah bergerak walau hanya satu jengkal dalam waktu yang lama. Dan entah sampai kapan perasaan ini akan seperti ini.
Kau tahu? Setiap awal, pasti ada akhir. Begitu juga perasaan ini. Besar harapanku perasaan ini berakhir pada sebuah akad pernikahan. Jikapun tidak, biarkanlah perasaan ini habis dimakan waktu dan takdir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *